Isra Mi’raj Jadi Momentum Refleksi Spiritual bagi Warga Binaan Rutan Magetan

    Isra Mi’raj Jadi Momentum Refleksi Spiritual bagi Warga Binaan Rutan Magetan

    MAGETAN – Rutan Kelas IIB Magetan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur menggelar kegiatan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW pada Jumat, (23/1), bertempat di aula Rutan Magetan. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh petugas, peserta magang, serta warga binaan dalam suasana yang khidmat dan penuh kebersamaan.

    Peringatan Isra Mi’raj diawali dengan pembacaan sholawat bersama yang diiringi oleh Grup Hadroh warga binaan Rutan Magetan. Lantunan sholawat tersebut menciptakan suasana religius dan menambah kekhusyukan acara. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an oleh peserta magang yang membuka rangkaian acara dengan penuh penghayatan.

    Kepala Rutan Magetan, Ari Rahmato, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj merupakan momentum penting untuk memperkuat keimanan dan pembinaan kepribadian warga binaan.

    “Dalam kondisi apa pun dan di mana pun kita berada, salat tetap wajib dilaksanakan karena merupakan tiang agama dan amal pertama yang akan dihisab. Sebesar apa pun dosa yang dimiliki, jangan pernah meninggalkan salat. Melalui hikmah peristiwa Isra Mi’raj ini, saya berharap masa pembinaan yang sedang dijalani dapat dimaknai sebagai ujian sekaligus pelajaran, sehingga setelah kembali ke masyarakat nanti dapat menjalani kehidupan yang lebih baik, ” ujar Ari Rahmato.

    Kegiatan dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan oleh Ustaz Husnul Muzer, mubaligh dari Pondok Pesantren Al Fatah Temboro, Magetan. Dalam tausiahnya, Ustaz Husnul Muzer menekankan pentingnya menjaga salat sebagai inti dari peristiwa Isra Mi’raj serta menjadikan masa pembinaan sebagai kesempatan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik.

    “Melalui peringatan Isra Mi’raj ini, kita diajak untuk terus berusaha menjadi pribadi yang lebih baik agar senantiasa mendapatkan rahmat Allah SWT. Kebahagiaan sejati tidak diukur dari keadaan, melainkan dari iman, dan iman itu akan tumbuh dengan memperbanyak ibadah serta mendekatkan diri kepada Allah, ” tutur Ustaz Husnul Muzer. 

    Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa dan sholawat bersama. Seluruh warga binaan kemudian meninggalkan aula kegiatan dengan tertib. Melalui peringatan Isra Mi’raj ini, Rutan Magetan berharap pembinaan kerohanian bagi warga binaan dapat terus berjalan secara berkesinambungan dan memberikan dampak positif dalam proses pembinaan. (Humas Rutan Magetan)

    magetan
    Achmad Sarjono

    Achmad Sarjono

    Artikel Sebelumnya

    Babinsa Koramil 0804/01 Magetan Hadiri Rapat...

    Artikel Berikutnya

    Babinsa Koramil 0804/03 Panekan tanggap...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Anggaran Rp268 T untuk Makan Bergizi Gratis Dongkrak Ekonomi Petani dan Nelayan
    Anak Indonesia Terlindungi, Menkomdigi Tegaskan Tak Ada Kompromi untuk Platform Digital yang Tidak Taat PP Tunas
    Rp268 Triliun untuk Makan Bergizi Gratis, Ini Skema Detail Anggarannya!
    120 Huntap Bencana Tapanuli Selatan Siap Dihuni, Jadi Pilot Project Nasional
    Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Hadiri Sertijab Danskadron Udara 11

    Ikuti Kami