MAGETAN – Rutan Kelas IIB Magetan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur terus mengoptimalkan pembinaan kepribadian bagi warga binaan melalui serangkaian kegiatan ibadah selama bulan suci Ramadan. Salah satunya melalui kegiatan sholat Isya dan Tarawih berjamaah yang dilaksanakan pada Senin (23/2) malam di Masjid At-Taubah Rutan Magetan.
Setelah pelaksanaan sholat Tarawih, kegiatan dilanjutkan dengan tadarus Al-Qur’an yang diikuti oleh para Warga Binaan secara berkelompok. Melalui kegiatan ini, para Warga Binaan memanfaatkan momentum Ramadhan untuk memperbanyak ibadah sekaligus memperdalam pemahaman terhadap Al-Qur’an.

Kepala Rutan Magetan, Ari Rahmanto, menyampaikan bahwa bulan Ramadhan merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat pembinaan spiritual bagi para Warga Binaan.
“Ramadhan menjadi momentum bagi para Warga Binaan untuk memperbaiki diri melalui berbagai kegiatan ibadah. Kami berupaya menghadirkan program pembinaan yang dapat memberikan dampak positif bagi mereka selama menjalani masa pembinaan, ” ujar Ari.

Selain sholat Tarawih dan tadarus, pembinaan keagamaan juga diisi dengan kegiatan pengajian yang dilaksanakan setiap hari Selasa dan Kamis pagi. Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Kementerian Agama Kabupaten Magetan serta Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro Magetan yang memberikan tausiyah serta pembelajaran agama kepada para Warga Binaan.
Tak hanya itu, selama bulan Ramadan warga binaan juga diwajibkan untuk melaksanakan sholat Dzuhur dan Ashar berjamaah di Masjid At-Taubah Rutan Magetan. Kegiatan sholat berjamaah ini bertujuan untuk membiasakan warga binaan agar lebih disiplin dalam menjalankan ibadah wajib sekaligus memperkuat kebersamaan dalam suasana pembinaan yang religius.
Salah satu Warga Binaan berinisial H yang mengikuti rangkaian kegiatan ibadah Ramadhan mengaku merasa bersyukur dapat menjalani bulan suci dengan berbagai kegiatan keagamaan.
“Dengan adanya kegiatan seperti sholat berjamaah, tadarus, dan pengajian, kami merasa lebih termotivasi untuk memperbaiki diri. Semoga setelah menjalani masa pembinaan, kami bisa menjadi pribadi yang lebih baik, ” ungkap H.
Melalui berbagai kegiatan pembinaan kerohanian tersebut, Rutan Magetan terus berupaya menciptakan lingkungan pembinaan yang kondusif sehingga para Warga Binaan dapat memanfaatkan momentum Ramadhan untuk meningkatkan kualitas diri dan spiritualitas mereka. (Humas Rutan Magetan)

Achmad Sarjono