MAGETAN – Rutan Kelas IIB Magetan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur kembali menggelar kegiatan pembinaan keterampilan seni budaya bagi Warga Binaan wanita. Pada Rabu (4/2), peserta program magang Kementerian Ketenagakerjaan bersama petugas pembinaan Rutan Magetan memberikan pelatihan seni tari kepada Warga Binaan wanita di Aula Rutan.
Kegiatan ini mengangkat seni tari tradisional Tari Manuk Dadali sebagai materi pembelajaran. Pelatihan tersebut diikuti oleh 7 orang Warga Binaan wanita, didampingi oleh 3 orang peserta program magang Kemenaker serta petugas pembinaan Rutan Magetan. Sejak awal kegiatan, suasana berlangsung interaktif dan penuh semangat, terlihat dari antusiasme para peserta dalam mengikuti setiap gerakan tari yang diajarkan.
Selain sebagai sarana pembinaan keterampilan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pelestarian seni budaya daerah serta penguatan kepercayaan diri Warga Binaan melalui kegiatan positif dan kreatif di dalam rutan.

Kepala Rutan Magetan, Ari Rahmanto, menyampaikan bahwa pembinaan berbasis seni budaya memiliki peran penting dalam proses pembentukan karakter warga binaan.
“Melalui kegiatan seni seperti tari tradisional, kami ingin memberikan ruang ekspresi positif bagi Warga Binaan, sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri, kedisiplinan, dan kecintaan terhadap budaya bangsa. Harapannya, pembinaan ini dapat menjadi bekal positif bagi mereka saat kembali ke masyarakat nantinya, ” ujarnya.
Dengan adanya kegiatan pembinaan keterampilan seni budaya ini, Rutan Magetan terus berkomitmen menghadirkan program pembinaan yang variatif, humanis, dan bermanfaat dalam mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan. (Humas Rutan Magetan)
