Wujudkan Pembinaan Kemandirian, Rutan Magetan Libatkan Warga Binaan dalam Bakti Sosial Potong Rambut Gratis

    Wujudkan Pembinaan Kemandirian, Rutan Magetan Libatkan Warga Binaan dalam Bakti Sosial Potong Rambut Gratis

    MAGETAN – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Magetan, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa layanan potong rambut gratis bagi siswa SD Negeri Magetan 1, Rabu (11/2). Bertempat di SD Negeri Magetan 1, Kegiatan ini merupakan implementasi dari 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui bakti sosial dalam bentuk jasa kepada masyarakat sekitar.

    Kegiatan ini disambut antusias oleh para siswa. Tercatat sekitar tiga puluh siswa memanfaatkan layanan potong rambut gratis yang disediakan oleh Rutan Magetan. Selain memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan kemandirian bagi warga binaan.

    Dalam pelaksanaannya, dua orang warga binaan yang telah mengikuti pelatihan barbershop dilibatkan langsung sebagai pencukur rambut dengan pendampingan petugas pembinaan. Keduanya tampak senang dapat berkontribusi langsung kepada masyarakat, sementara para siswa SD Negeri Magetan 1 terlihat antusias mengikuti kegiatan tersebut.

    Kepala Rutan Magetan, Ari Rahmanto, didampingi Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Galogo Sakti, hadir langsung ke lokasi untuk memantau jalannya kegiatan serta memastikan pelaksanaan berjalan tertib, aman, dan sesuai dengan tujuan pembinaan.

    Petugas Pembinaan Rutan Magetan, Rochmad Nur Kholis, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari proses pembinaan kemandirian yang berkelanjutan.

    “Pelatihan barbershop yang diberikan kepada warga binaan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga diberikan ruang praktik langsung melalui kegiatan sosial seperti ini. Harapannya, keterampilan yang dimiliki benar-benar siap dimanfaatkan sebagai bekal hidup mandiri setelah bebas, ” jelasnya.

    Wali Kelas 4 SD Negeri Magetan 1, Yusri, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Rutan Magetan yang telah menghadirkan kegiatan bermanfaat bagi para siswa.

    “Dengan program pemotongan rambut anak-anak kita antusias sekali. Keluarga SDN Magetan 1 mengucapkan banyak terimakasih. Semoga kakak-kakak (Warga Binaan) yang mempunyai skill untuk memotong rambut, kembangkan di masyarakat luar, ” tuturnya.

    Salah satu warga binaan berinisial T yang terlibat langsung dalam kegiatan bakti sosial tersebut mengaku senang dapat berpartisipasi.

    “Saya selama dibina di Rutan Magetan, dikasih pengalaman barbershop. Semoga kedepanya saya di masyarakat bisa mengembangkan potong rambut ini, ” ungkapnya.

    Kepala Rutan Magetan, Ari Rahmanto, menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan wujud nyata pelaksanaan Program Akselerasi dan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, sekaligus bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat.

    “Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memberikan ruang pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk terus mendorong pemasyarakatan yang humanis, produktif, dan berdampak. Rutan Magetan akan terus berupaya hadir, berbagi, serta memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar, ” tegasnya.

    Rutan Magetan akan terus menguatkan peran aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan bagi warga binaan. Komitmen ini diwujudkan melalui kehadiran nyata Rutan Magetan di tengah masyarakat, dengan menghadirkan program yang bermanfaat, berkelanjutan, dan berdampak positif. (Humas Rutan Magetan)

    magetan
    Achmad Sarjono

    Achmad Sarjono

    Artikel Sebelumnya

    Jelang Idul Fitri 1447 H Danramil 0804/Maospati...

    Artikel Berikutnya

    Peduli Kesehatan Masyarakat, Rutan Magetan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Pantau Arus Balik dari Udara, Kapolda Jatim : “Alhamdulillah Berjalan Lancar”
    Kapolda Jatim Imbau Pemudik ke Bali Manfaatkan Buffer Zone Saat Antre Penyeberangan
    Dr. Naf'an: Hukum Tak Bisa Dipesan!
    Advokat Terjepit Etika, Dr. Muhd Naf’an: Kritik Tajam Penegakan Hukum yang Sarat Kepentingan
    Buron Tambang Ilegal Samin Tan Jadi Tersangka Korupsi

    Ikuti Kami