Magetan. - Kesehatan jiwa kini diakui sebagai pondasi utama dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul demi mewujudkan visi Indonesia Emas, gerakan Gema Emas 2045 menekankan bahwa generasi muda harus memiliki kesehatan mental untuk menghadapi tekanan global dan tantangan era digital, Jumat (27/2/26)
Kesehatan jiwa yang terabaikan berkaitan erat dengan peningkatan masalah perilaku, ketergantungan narkoba hingga resiko bunuh diri yang dapat menghambat transformasi sosial.
Kesehatan jiwa bukan lagi isu sampingan melainkan modal investasi jangka panjang agar Indonesia dapat keluar dari jebakan pendapatan menengah (middle income trap), melalui tenaga kerja yang kompetitif secara intelektual dan profesional, tenaga medis UPTD Puskesmas Tebon di dampingi Babinsa Koramil Tipe B 0804/08 Barat Serda Prayitno memberikan pelayanan kesehatan kepada warga binaan orang dengan gangguan Jiwa (ODGJ).
Babinsa Serda Prayitno bersama Nakes memberikan berbagai pelayanan komprehensif kepada ODGJ mulai tahap preventif, kuratif hingga rehabilitatif pelayanan ini bertujuan untuk menstabilkan kondisi, meningkatkan kemandirian dan memanusiakan ODGJ, ”Ujarnya (R.8)
