MAGETAN — Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Magetan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur mengikuti kegiatan Tasyakuran Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 yang diselenggarakan secara terpusat di Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan, Senin (27/4). Kegiatan tersebut diikuti secara virtual melalui Zoom Meeting oleh jajaran pegawai beserta istri dari Aula Rutan Magetan.

Kegiatan Tasyakuran HBP ke-62 ini merupakan puncak dari rangkaian peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan yang telah dilaksanakan secara berkesinambungan, baik di tingkat pusat maupun wilayah. Direktorat Jenderal Pemasyarakatan menghadirkan berbagai program yang tidak hanya berfokus pada pembinaan warga binaan, tetapi juga memberikan dampak langsung kepada masyarakat luas.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, menyampaikan bahwa rangkaian peringatan HBP ke-62 telah diisi dengan berbagai kegiatan sosial yang menyentuh masyarakat dan warga binaan pemasyarakatan (WBP). Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan ini merupakan puncak dari berbagai program yang telah dijalankan secara terarah dan terukur dalam mendukung 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, di mana sebagian besar di antaranya merupakan program di bidang pemasyarakatan.
Sejumlah kegiatan yang telah dilaksanakan dalam rangka HBP ke-62 antara lain pasar murah, bakti sosial, serta layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Selain itu, pada puncak kegiatan juga dihadirkan berbagai layanan publik seperti donor darah, layanan SIM keliling bekerja sama dengan kepolisian, serta pembuatan paspor elektronik bagi masyarakat.

Dalam rangka penguatan program ke depan, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan juga memperkenalkan berbagai program strategis, di antaranya pembangunan 25 unit sumur bor air bersih, pembentukan desa dan kelurahan binaan pemasyarakatan dengan target satu desa satu UPT, serta pengembangan Induk Koperasi Pemasyarakatan Indonesia. Optimalisasi pengelolaan Warung Telekomunikasi Pemasyarakatan juga menjadi bagian dari upaya peningkatan layanan dan pembinaan.
Kegiatan ini turut dirangkaikan dengan penandatanganan sejumlah nota kesepahaman dan kerja sama lintas kementerian dan lembaga, antara lain dengan Kementerian Koperasi, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN, Kementerian Kesehatan, serta BPJS Kesehatan. Sinergi ini diharapkan semakin memperkuat pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan, khususnya dalam aspek pemberdayaan, pelayanan kesehatan, dan peningkatan kesejahteraan warga binaan.
Selain itu, sebagai bentuk kepedulian sosial, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan juga menyalurkan bantuan berupa gerobak usaha kepada keluarga WBP yang dinilai layak mendapatkan, bantuan sembako kepada masyarakat, serta beasiswa melalui Induk Koperasi Pemasyarakatan Indonesia.

Sementara itu, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan harus dimaknai sebagai momentum untuk merefleksikan kembali peran pemasyarakatan dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.
Ia menekankan bahwa pemasyarakatan harus diwujudkan melalui kerja nyata dan pelayanan yang dirasakan langsung oleh warga binaan maupun masyarakat, bukan sekadar rangkaian kata, melainkan menjadi budaya kerja yang terus dijaga dan ditingkatkan.

Ditemui usai kegiatan, Pelaksana Harian (Plh) Kepala Rutan Magetan, Andy Sulistiawan, menyampaikan bahwa momentum Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 ini menjadi penguat komitmen seluruh jajaran untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta meningkatkan kualitas pembinaan bagi warga binaan.
“Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 ini menjadi momentum bagi kami untuk terus memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan yang prima serta meningkatkan kualitas pembinaan bagi warga binaan. Melalui sinergi dan kolaborasi yang terus dibangun, kami berharap pemasyarakatan semakin memberikan manfaat nyata, baik bagi warga binaan maupun masyarakat luas, ” ujar Andy.

Melalui berbagai rangkaian kegiatan tersebut, diharapkan pemasyarakatan semakin berperan aktif dalam mendukung kesejahteraan masyarakat serta pemberdayaan warga binaan dan keluarganya, sejalan dengan semangat transformasi menuju pemasyarakatan yang pasti bermanfaat untuk masyarakat. (Humas Rutan Magetan)
