MAGETAN – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Magetan, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, melaksanakan kegiatan ngaji bareng bersama Warga Binaan pada Senin (9/2/2026) malam. Kegiatan berlangsung di Masjid At-Taubah Rutan Magetan dan diikuti oleh seluruh Warga Binaan dari blok pondok serta petugas Rutan.

Kegiatan ngaji bersama ini dilaksanakan dalam rangka doa bersama untuk para pegawai, warga binaan beserta keluarga, sekaligus sebagai bagian dari penyambutan bulan suci Ramadhan. Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun suasana religius yang mampu memperkuat spiritualitas, ketenangan batin, serta semangat perbaikan diri bagi warga binaan.
Kepala Rutan, Ari Rahmanto, hadir langsung dalam kegiatan tersebut didampingi Kasubsi Pelayanan Tahanan Galogo Sakti serta jajaran petugas pembinaan Rutan. Usai pelaksanaan ngaji bersama, Kepala Rutan memberikan sambutan kepada seluruh peserta.
Dalam sambutannya, Ari Rahmanto menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan menjadi bagian penting dalam proses pembinaan di Rutan.
“Kegiatan ngaji bersama ini bukan sekadar rutinitas, tetapi menjadi sarana untuk memperkuat keimanan, menenangkan hati, serta menumbuhkan kesadaran untuk terus memperbaiki diri. Kami mendoakan agar seluruh pegawai, keluarga, serta warga binaan senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, dan kekuatan. Menjelang bulan suci Ramadhan, mari kita persiapkan diri dengan memperbanyak ibadah dan memperbaiki akhlak, ” ujar Ari.
|
Baca juga:
TNI Bangun Empat Jembatan Bailey di Sumbar
|

Salah satu warga binaan berinisial H yang mengikuti kegiatan tersebut mengungkapkan rasa syukurnya dapat mengikuti ngaji bersama di dalam Rutan.
“Kegiatan seperti ini membuat kami merasa lebih tenang dan termotivasi untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik. Semoga ke depan kegiatan keagamaan seperti ini bisa terus rutin dilaksanakan, ” ungkapnya.
Melalui kegiatan pembinaan kepribadian berbasis keagamaan ini, Rutan Magetan terus berkomitmen menghadirkan pembinaan yang humanis, berkelanjutan, dan berorientasi pada pemulihan moral serta spiritual warga binaan, sejalan dengan semangat pemasyarakatan yang bermartabat. (Humas Rutan Magetan)
