Magetan.- Babinsa Desa Tunggur Koramil 0804-12/Lembeyan Kodim 0804/Magetan, Sertu Achmad Kamaludin, melaksanakan kegiatan fogging bersama Puskesmas Lembeyan dan perangkat Desa Tunggur. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk mencegah penyebaran nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD) yang rawan meningkat di musim penghujan. Selasa, (30/12/25)
Sejak pagi hari, tim gabungan menyisir sejumlah titik permukiman warga yang dinilai berpotensi menjadi sarang nyamuk Aedes aegypti. Dengan menggunakan alat fogging, asap disemprotkan ke selokan, pekarangan rumah, serta area lembap lainnya guna memutus rantai perkembangbiakan nyamuk.
Kehadiran Babinsa turut memastikan kegiatan berjalan tertib, aman, dan tepat sasaran. Sertu Achmad Kamaludin menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan kesehatan lingkungan merupakan wujud kepedulian terhadap keselamatan dan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, upaya pencegahan seperti fogging harus dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan, terutama saat curah hujan tinggi yang memicu peningkatan populasi nyamuk.
Pihak Puskesmas Lembeyan menambahkan bahwa selain fogging, masyarakat juga diimbau untuk aktif melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan menerapkan 3M Plus, yakni menguras, menutup, dan mengubur barang bekas, serta langkah pencegahan tambahan lainnya. Edukasi kepada warga terus dilakukan agar kesadaran menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat.
Dengan adanya sinergi antara Babinsa, tenaga kesehatan, dan perangkat desa, diharapkan Desa Tunggur dapat terhindar dari kasus DBD. Kegiatan fogging ini menjadi bukti nyata kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kesehatan masyarakat dan menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, serta aman bagi seluruh warga. (R.12)
