Magetan - Pendidikan sebagai salah satu institusi sosial paling berpengaruh, memainkan peran penting dalam membentuk dan memperkuat rasa nasionalisme. Upaya untuk menanamkan nasionalisme melalui pendidikan menjadi krusial terutama dalam menghadapi tantangan globalisasi dan pengaruh budaya asing, pendidikan bukan hanya tentang mentransfer pengetahuan dan ketrampilan lebih dari itu, pendidikan berfungsi sebagai mekanisme yang sistematis menanamkan nilai-nilai dan prinsip yang membentuk identitas suatu bangsa, Senin (12/01/26)
Pendidikan formal dan informal diberikan kepada pelajar SMK Kartoharjo karena berperan penting dalam menumbuhkan rasa cinta tanah air, menghargai perbedaan dan menjunjung tinggi persatuan bangsa, melalui kurikulum yang tepat metode pembelajaran yang inovatif serta penanaman nilai-nilai Pancasila generasi muda dapat dididik menjadi insan yang berjiwa nasionalis dan siap berkontribusi dalam pembangunan bangsa.
Dalam pendidikan karakter tersebut Bati Wanwil Koramil Tipe B 0804/08 Barat Serka Dhidik Rudiawan memberikan wawasan kebangsaan, cinta tanah air melalui ekstrakurikuler kepada pelajar SMK Kartoharjo agar tidak mudah di pecah belah yang datang dari dalam negeri ataupun dari luar negeri yang kesemua hanya untuk mengancam kestabilan dan kerukunan rakyat Indonesia. “Tuturnya
Namun, dalam era globalisasi yang ditandai dengan pertukaran informasi dan budaya yang cepat, tantangan untuk menanamkan nasionalisme melalui pendidikan semakin kompleks. Globalisasi membuka pintu bagi pengaruh generasi muda agar lebih peka terhadap situasi dan kondisi yang ada agar siswa tidak terjadi salah pemahaman karena menyelamatkan generasi muda sama dengan menyelamatkan suatu bangsa.(R.8)
